Tampilkan postingan dengan label Filsafat. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Filsafat. Tampilkan semua postingan

Kamis, 15 November 2018

Mengenal Filsafat


Refleksi Pertemuan 1
Oleh:
Endah Kusrini
18709251015
Pendidikan Matematika A 2018

Tulisan ini merupakan refleksi pertemuan pertama kuliah Filsafat Ilmu yang diampu oleh Prof Marsigit. Kuliah dilaksanakan pada hari Selasa, 04 September 2018, pukul 15.30-17.10 WIB, di ruang I. 01.1. 01. 01 Gedung Pascasarjana UNY. Kuliah dihadiri oleh 18 orang mahasiswa dari kelas Pendidikan Matematika A 2018.
Kuliah diawali dengan berdoa menurut keyakinan masing-masing yang dipimpin oleh Prof Marsigit. Perkuliahan hari ini merupakan perkuliahan pertama, sehingga setelah berdoa dilanjutkan dengan perkenalan. Mula-mula Prof Marsigit meminta para mahasiswa untuk menyebutkan nama dan asal daerah. Beberapa mahasiswa di kelas ini pernah mengikuti perkuliahan bersama Prof Marsigit ketika S1, sehingga dapat dijadikan narasumber terkait system perkuliahan filsafat yang akan dijalani. Karena pada dasarnya, perkuliahan filsafat di bangku S1 sama seperti perkuliahan filsafat di bangku S2, yang membedakan hanyalah jenis pertanyaan dan pemikirannya.

Kamis, 06 September 2018

Mengenali Diri

Refleksi Kuliah Filsafat Matematika

Oleh: Endah Kusrini/ 13301241075/ Pend. Matematika I 2013


Anda itu bukan tong kosong, masing-masing mempunyai pengalaman. Kalau umur Anda sekarang 21 tahun, maka Anda butuh 21 tahun untuk menceritakan kembali pengalaman Anda. Filsafat adalah fikiranmu masing-masing. Filsafat adalah penjelasanmu tentang hidupmu. Maka di sini saya tidak akan berfungsi sebagai pemberi filsafat. Bukan. Karena jika saya pemberi filsafat, dan Anda adalah penerima filsafat, maka itu namanya perintah. Sama halnya ketika Anda di sekolah. Jika Anda menjelaskan di kelas, itu namanya perintah. Buktinya kalau siswa Anda tidak memperhatikan, Anda akan marah.

Dalam berfilsafat sangat erat kaitannya dengan intuisi. Intuisi itu perlu dikembangkan. Orang yang bingung menentukan arah, utara selatan, barat timur, berarti mengalami disorientasi, mengalami gangguan dalam intuisinya. Orang yang mengalami gangguan dalam hal intuisi, hidupnya tidak akan efektif. Oleh karena itu, intuisi perlu dipertahankan, jangan berfoya-foya pada alat. Jangan hanya bergantung pada alat. Misalnya jika sudah terbiasa berhitung dengan kalkulator, maka akan selalu nyaman jika berhitung dengan kalkulator. Namun jika terlalu sering menggunakan kalkulator, maka ia akan kehilangan intuisi perhitungan.

Hubungan Antara Filsafat dengan Pendidikan Matematika

Refleksi Kuliah Filsafat 

(Hari Selasa, 15 November 2016)
Oleh:
Endah Kusrini/ 13301241075/ Pendidikan Matematika I 2013


Tulisan ini akan membahas mengenai hubungan antara filsafat dengan beberapa istilah dalam matematika. Mungkin suatu istilah akan tepat/ benar apabila kita menggunakannya dalam konteks matematika, namun dalam konteks yang lain istilah tersebut belum tentu tepat. Oleh karena itu gunanya filsafat adalah meluruskan hal tersebut. Karena filsafat itu sopan terhadap ruang dan waktu. Berikut beberapa istilah matematika dan kaitannya dengan filsafat: 

1. Filsafatnya lingkaran adalah siklik 

Di dalam matematika lingkaran adalah himpunan titik-titik yang berjarak sama terhadap suatu titik tertentu. Lingkaran merupakan bangun datar yang tidak mempunyai titik sudut dan hanya memiliki satu sisi lengkung. Oleh karena itu, di dalam filsafat, lingkaran disebut sebagai siklik.